DIBERI PELUANG? PIKIRKAN DAHULU!!

 Pernahkan anda mendapatkan atau diberikan tawaran peluang dari atasan anda ketika anda berkerja di sebuah perusahaan?. Biasanya tawaran “peluang” akan diberikan pada waktu-waktu tertentu, seperti ketika kita mencapai target pekerjaan, atau ketika atasan merasa ingin menguji kita dengan beberapa pekerjaan untuk menentukan apakah kita layak atau tidak. Banyak pihak yang langsung gerak cepat mengambil peluang tanpa dipertimbangkan, namun banyak pihak yang justru menolak hal tersebut.

Peluang dapat diartikan hal yang bertolak belakang. Bahkan beberapa menganggap peluang sebagai “bahasa politik” untuk mendapatkan sesuatu tanpa memberikan imbal balik yang sepadan. Hal ini sering dilakukan atasan untuk memacu karyawannya agar bekerja lebih ekstra tanpa memberikan imbal balik dengan dalih akan memberikan “peluang” ketika target tercapai, yang padahal target tersebut tidak akan pernah tercapai. Sangat ironis ketika banyak perusahaan  atau atasan sering melakukan hal tersebut. Berikut hal-hal yang harus anda pertimbankan sebelum menerima tawaran peluang :

1.       1. Peluang harus realistis

Peluang harus realistis dan harus bisa dijalankan, dan anda harus mampu mengukur diri sendiri agar tidak kesulitan dalam mengeksekusi peluang.

Misal anda bekerja sebagai salesman sepeda motor yang mampu menjual sebanyak 10 unit tiap bulannya. Suatu ketika atasan anda memberikan target sebanyak 500 unit perbulan dengan imbalan anda akan dijadikan manajer marketing ketika hal itu tercapai, tentu dari 10 ke 500 unit bukan hal yang realistis, maka anda wajib mempertimbangkan hal tersebut.

 

2.      2. Tidak ada konflik yang terjadi di kemudian hari

Banyak perusahaan memberikan peluang untuk memotivasi karyawannya. Namun peluang yang diberikan justru menjadi pedang bermata dua, ketika antara karyawan saling sikut untuk mendapatkan peluang tersebut, karena banyaknya karyawan yang oportunis namun peluang yang diberikan hanya beberapa. Hal ini malah terkesan seperti perusahaan mengadu domba karyawan agar terjadi seleksi alam.

 

3.      3. Peluang sebanding dengan resiko

Semakin besar peluang tentu semakin besar resiko yang anda dapatkan. Apabila anda mendapatkan peluang namun resiko yang anda tanggung lebih besar, maka anda mengambil peluang yang salah.

Demikian beberapa hal yang wajib anda pertimbangkan sebelum menerima peluang yang ditawaran tempat anda bekerja. Sehingga anda tidak merasa dimanfaatkan perusahaa, diadu domba dengan sesame karyawan, atau bahkan anda terkesan ditumbalkan karena resiko lebih besar dari peluang yang didapatkan.

Komentar

Postingan Populer